Islamic Center Kaltim

Semangat yang harus ditunjukkan dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri 1438 H

BPIC Kaltim Merayakan Hari Raya Idul Fitri 1438 H Minggu pagi 25 Juni 2017 di Masjid Baitul Muttaqien Islamic Center Kalimantan Timur. Dihadiri para tokoh Kaltim dan ribuanan jamaah perayaan ini diisi sambutan-sambutan oleh Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak dan Ketua BPIC Kaltim Awang Dharma Bakti. Salat Ied pada pagi itu diisi oleh Ust. H.M. Rafi’ie selaku imam, Ust. Tubagus Syahroni, S.Pd.I selaku bilal dan Ust.H.Bunyamin, Lc. Ma. selaku khatib. Dalam khatibnya Ustad Bunyamin menyampaikan ada semangat yg harus ditunjukkan setelah bulan ramadhan, syawal berarti peningkatan, paling tidak ada 3 bentuk pengabdian yang dapat meningkatkan semangat sebagai bukti bahwa kita memiliki semangat baru pada hari yang fitri.

Semangat yang pertama adalah pengabdian pada Allah dalam arti yang luas, semua pengabdian pada Allah bertujuan agar yakin pada Allah dan balasanNya. Kita dididik dengan puasa agar taat sekalipun tidak ada yang melihat kecuali Allah yang maha melihat. Semangat kedua adalah pengabdian kepada orang tua. Kita dari dalam kandungan, sekolah,  hingga menikah selalu dibimbing oleh orang tua. Semangat yang ketiga adalah pengabdian kepada masyarakat. Dalam sejarah kepemimpinan Islam terdapat salah satu pemimpin yang melayani rakyatnya yaitu Umar bin Khattab, pada malam hari Umar bin Khattab sering datang ke rumah seorang nenek yang melayani kebutuhan dan menghibur saat sedih.